Breaking News

Hidayat Nur Wahid: Mubaligh Harus Mensinergikan Potensi Umat

Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid Menerima IMMAN di Gedung MPR
PKSTangerang.com - Pada Kamis (3/12), Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, di ruang kerjanya, Lt. 9 Gedung Nusantara III, Komplek Gedung MPR/DPR/DPD, menerima Pengurus Pusat Ikatan Muballigh Nusantara (IMMAN). Mereka yang datang ke Hidayat Nur Wahid itu adalah M. Syukron Wildan, San Ridwan Maulana, M. Nurman, Abi Muslihuddin, dan Kholid Ar Rifai. 

Dalam pertemuan itu, salah seorang di antara mereka mengatakan IMMAN mengundang Hidayat Nur Wahid pada pertengahan Desember 2015 untuk mengikuti acara yang digelar oleh mereka. Dikatakan bahwa organisasi itu merupakan organisasi para pendakwah yang memiliki latar belakang yang beragam. 

Mereka membentuk organisasi itu setelah sering bertemu dalam acara-acara yang digelar oleh masyarakat. IMMAN menegaskan bahwa organisasi itu berdakwah untuk semua kalangan. Dalam pertemuan tersebut, Hidayat Nur Wahid mengatakan ummat Islam harus menunjukkan kiprahnya dalam membangun bangsa. 

Dikatakan hari santri yang baru disepakti menunjukkan bahwa ummat Islam mempunyai adil dan peran dalam sejarah bangsa. Selain santri, para kiai juga disebutkan mempunyai peran yang penting dalam sejarah bangsa. 

Diungkapkan Resolusi Jihad yang diputuskan oleh KH. Hasyim Ashary mampu menggelorakan semangat persatuan di antara seluruh ummat Islam yang ada, apapun latar belakangnya. Dalam kesempatan itu Hidayat Nur Wahid mengatakan dirinya menerima laporan dari banyak pihak bahwa bangsa ini sedang mengalami darurat narkoba, pornografi, kejahatan anak dan perempuan, asap, dan darurat lainnya. 

Menanggap hal yang demikian, dirinya mengharap kepada IMMAN dan organisasi ummat yang lain untuk bisa menyatukan diri dalam berbagai forum. Peran ummat yang ada harus dimaksimalkan. “Kita harus mensinergikan potensi yang ada,” ujarnya. Sebagai organisasi yang baru, diharapkan IMMAN lebih untuk mengokohkan diri.

Sumber: gatra.com

Tidak ada komentar