Breaking News

PKS: Jadikan Keluarga Tempat Pertama dan Utama Pembinaan Anak

Presiden PKS, Sohibul Iman
PKSTangerang.com - Keluarga merupakan unit terkecil dalam elemen sosial yang menjadi tempat pertama dan utama pembinaan anak. Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman mengatakan hal ini dalam pembukaan Talkshow Memaknai Hari Ibu di Kantor DPP PKS, Jl TB Simatupang, Jakarta, Senin (21/12/2015).

“Kecintaan anak-anak kepada keluarga menunjukkan ada perhatian mereka sehingga betah di keluarga. Anggota keluarga saling menyayangi dan menjadi sumber inspirasi. Kalau anak tidak demikian, dia akan cari tempat lain, baik itu referensinya baik atau tidak,” kata Sohibul Iman.

Pria yang akrab disapa Kang Iman ini sangat mendukung pentingnya penguatan ketahanan keluarga. Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil penelitian Prof Mochtar Naim dari Universitas Andalas, hebatnya Negara Jepang karena peran kaum Ibunya.

“Kaum Ayah di Jepang sangat sibuk, bekerja dari pagi hingga larut malam. Ibu-lah yang berperan membesarkan anak. Bahkan hal-hal kecil, seperti anak yang selalu bertanya, Ibu-ibu pun selalu mau menjawab. Meskipun saat Ibu dan anak berdesak-desakan di dalam kereta,” cerita Kang Iman yang belasan tahun menuntut ilmu di Negeri Sakura.

Menurut Kang Iman, apabila keluarga Indonesia ingin memiliki anak-anak yang baik, maka perlu menghidupkan suasana dialogis di rumah. Ia memberikan kisah teladan Nabi Ibrahim, yang meskipun paham bahwa perintah Allah selalu jelas, namun tetap mengajak putranya, Nabi Ismail untuk berdialog.

“Kehidupan saling menghargai di rumah dapat menumbuhkan makhluk sosial yang rendah hati dan berani dalam menyampaikan pendapat. Anak-anak pun perlu diberi pemahaman makna ruang publik. Sehingga mereka terhindar dari perbuatan yang kurang menghargai ruang publik, seperti vandalisme,” ujarnya.

Kang Iman juga berpesan, membangun keluarga yang baik sangat penting sebagai penopang bangsa dan negara. Sesuai dengan cita-cita dalam konstitusi, yaitu Pasal 28B UUD 1945 mengenai hak setiap warga negara membentuk keluarga, kekompakan Ibu dan Ayah sangat diperlukan oleh anak-anak.

“Saya di sini mewakili Bapak-bapak, sangat menghargai jerih payah dari kaum Ibu. Tidak mungkin anak-anak dan keluarga menjadi kokoh tanpa peran besar Ibu. Maafkan kami, Bapak-bapak, kalau dalam keluarga bersikap egois. Jadikan kekurangan ini untuk membangun keluarga yang semakin kompak dan positif bagi Indonesia,” pungkasnya.

Sumber: pks.id

Tidak ada komentar