Breaking News

header ads

Rumahnya Dilempari, Calon Wali Kota: Jangan Panik

Abdul Hakim, Calon Wali Kota Metro dari PKS
PKSTangerang.com - Calon Wali Kota Metro 2016-2010, Abdul Hakim, meminta tim sukses, pendukung dan simpatisannya untuk tidak panik menyikapi rumahnya mendapat lemparan dua bom molotov. Dua orang tak dikenal mengendari motor telah melakukan pelemparan bom molotov di kediaman Abdul Hakim. 

"Saya harap pendukung dan simpatisan tetap tenang dan tidak terpancing dengan kejadian ini, yang penting tidak ada korban jiwa," kata Abdul Hakim yang maju pilkada Kota Metro Rabu (9/12) berpasangan dengan Muclido.

Abdul Hakim, yang juga mantan anggota DPR-RI dari PKS ini, mengatakan kejadian ini bertepatan dekatnya waktu pemungutan suara. Kasus ini, kata dia, telah diserahkan kepada pihak berwenang.

Muhtar Gani, koordinator Keamanan rumah Abdul Hakim, menuturkan bom molotov terbuat dari botol yang sudah berisi bensin. Di mulut botor sudah disumpal ikatan kain, sebagai sumbu. 

"Sederhana (bahannya), tapi berbahaya jika terkena orang, yang kebetulan dekat sana. Saat ini, kejadiannya masih ditindak oleh pihak berwenang. Kita tunggu saja, biar mereka bekerja secara profesional menangani masalah ini," kata Muhtar.

‪Abdul Hakim adalah calon wali kota metro periode 2016-2020. Hakim berpasangan dengan Muclido. Mereka mengusung misi, salah satunya menjadikan Kota Metro menjadi kota melek teknologi, dan kota pendidikan.‬

Seperti diberitakan, dua hari menjelang pilkada, dua buah bom molotov meledak di rumah Calon Wali Kota Metro, Abdul Hakim, Senin (7/12) pagi. Dua orang tak dikenal diduga melempar bom molotov menjelang pilkada.

Menurut saksi, menjelang Subuh dua orang tak dikenal berusia 40-an mondar mandir di depan rumah, yang juga posko pemenangan Abdul Hakim. Setelah Dicky masuk ke dalam rumah, mereka melempar dua botol bom molotov dan tak lama meledak. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. 

Hingga saat ini, polisi masih membatasi tempat kejadian perkara dengan garis polisi. Belum diketahui identitas dan motif pelaku pelemparan bom molotov itu.

Sumber: republika.co.id

Posting Komentar

0 Komentar