Breaking News

PKS dan Gerindra Sepakat Berkoalisi di Pilkada Banten

Ketua DPW PKS Banten, Miptahudin
Kabtangerang.pks.id - Partai Keadilan Sejahtera akhirnya secara resmi menyatakan berkoalisi dengan Partai Gerakan Indonesia Raya untuk menghadapi pilkada Banten pada 2017.

"Kami sudah sepakat koalisi. Nanti kami umumkan koalisi ini secara resmi," ujar Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Provinsi Banten Miptahuddin pada Jumat, 1 April 2016.

Miptahuddin mengatakan koalisi PKS-Gerindra akan membuat kejutan karena akan mengusung wajah baru sebagai pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Banten. "Soal pasangan itu teknis, tapi yang pasti kami (PKS-Gerindra) sudah solid dan siap berkoalisi pada pilkada 2017," ujarnya.

Wakil Ketua DPRD Banten dari Fraksi Gerindra, Ali Zamroni, membenarkan bahwa Gerindra telah sepakat berkoalisi dengan PKS. "Kami umumkan koalisi partainya dulu, setelah itu membahas calon. Kami kedepankan kesamaan visi-misi partai dulu, tidak kedepankan personal. Personal nanti dibahas menyusul," katanya.

Ali mengaku, dalam koalisi ini, Partai Gerindra Banten bersikap fleksibel dalam membahas dan menetapkan pasangan calon gubernur-wakil gubernur yang bakal diusung.

Artinya, bisa jadi salah satu pasangan calon berasal dari kader Gerindra, tapi bisa juga dari pihak lain. “Yang jelas, Gerindra sepakat berkoalisi dengan PKS untuk mengusung wajah baru,” tuturnya.

Di DPRD Provinsi Banten saat ini, PKS memiliki 8 kursi, sedangkan Gerindra 10 kursi. Bergabungnya dua partai ini telah memenuhi persyaratan untuk mengusung satu pasangan calon gubernur-wakil gubernur, dengan jumlah minimal 17 kursi, seperti yang disyaratkan KPU.

Sebelumnya, PKS Banten telah menyiapkan skenario mengusung bakal calon Gubernur Banten. Bahkan DPW PKS Banten telah menyiapkan lima kadernya untuk maju sebagai bakal calon Gubernur Banten menggantikan Rano Karno.

Kelima kader tersebut adalah mantan Menteri Pertanian Anton Apriantono, Zulkieflimansyah, Jazuli Juwaini, Sadeli Karim, dan Warsito.

Sumber: Tempo.co

Tidak ada komentar