Breaking News

Anton Apriantono Hadiri Konser Kemanusiaan Peduli Palestina

Gubernur Banten, Rano Karno (kanan) bersama Calon Gubernur Banten dari PKS, Anton Apriantono (kiri)
Kabtangerang.pks.id - Calon Gubernur Banten dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anton Apriantono bersama Gubernur Banten Rano Karno, Walikota Serang TB Haerul Jaman dan masyarakat sekitar Serang menghadiri Konser Kemanusian Peduli Palestina di GOR Maulana Yusuf, Ciceri, Kota Serang, Banten, Minggu (1/5/2016). 

Menurut Anton konser ini sangat bagus untuk membangkitkan kepedulian bagi bangsa yang tertindas dan terjajah. "Kedepan perlu diperluas lagi kepedulian kepada bangsa lain seperti Suriah dan tidak dilupakan juga penderitaan kaum dhuafa di Indonesia sendiri," tegasnya

Sementara itu, Gubernur Banten Rano Karno menilai Indonesia mempunyai hutang dukungan terhadap negara Palsetina pada masa menjelang kemerdekaan Indonesia. Menurut Rano, Palestina merupakan negara yang menjadi pemicu negara lain mengakui kemerdekaan Indonesia.

"Saat ini Palestina sedang membutuhkan kita, sebagai saudara sesama muslim kita sudah sepatutnya memberikan dukungan itu," ujarnya.


Konser yang digelar oleh Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Kota Serang ini, menargetkan untuk dapat mengumpulkan bantuan sebesar Rp 1 miliar yang akan diberikan kepada bangsa Palestina.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua KNRP Kota Serang, Juheni M Rois saat ditemui di sela-sela konser. Menurut Juheni, pihaknya yakin target tersebut bisa tercapai, karena berkaca pada konser sebelumnya yang selalu tercapai bahkan beberapa kali melebihi target.

"Ini konser yang ke 64 dari 99 konser, bahkan ada yang mencapai Rp 3 miliar yang dikumpulkan untuk amal, jadi sekarang kami optimis," ujar Juheni kepada sejumlah awak media.

Juheni melanjutkan, uang yang terkumpulkan akan diamalkan ke Palestina untuk membeli keperluan obat-obatan, makan, dan keperluan lain masyarakat Palestina yang saat ini masih terus menerima serangan.

"Blokade kan masih ada di sana, uang ini nanti diamalkan, kalau tidak relawan kita yang ke sana, konsulat Palestina yang mengambil," papar Juheni.

Sumber: detik.com

Tidak ada komentar