Breaking News

PKS Dukung Penguatan DPD dalam Amendemen

Presiden PKS, Mohammad Sohibul Iman
Kabtangerang.pks.id - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman menyatakan dukungannya dalam penguatan peran Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dalam amendemen undang-undang yang ada di Tanah Air.

"Terkait dengan masalah amendemen, bukan saja penguatan DPD, tapi hal-hal lain yang meningkatkan kualitas kenegaraan kita," kata Sohibul Iman dalam rilis PKS di Jakarta, Jumat(19//8).

Menurut dia, PKS sejak 2006 tetap mendukung penguatan DPD dalam amendemen serta diharapkan pula dengan dukungan partai tersebut juga bisa diikuti oleh parpol lainnya.

Presiden PKS berpendapat, ada dua hal penting yang harus dilakukan DPD RI untuk menuju tujuan penambahan wewenang. 

"Pertama, lobi-lobi politik ke ketua umum partai politik lainnya. Kedua, lobi-lobi teknis pada hal-hal yang sesungguhnya disepakati sebagai kewenangan DPD, tapi di lapangan masih belum lancar," jelasnya.

Sohibul mencontohkan dengan pembahasan undang-undang tahap satu di mana DPD sebenarnya memiliki kewenangan untuk ikut merumuskan, namun tidak dilibatkan dalam beberapa komisi.

Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Farouk Muhammad mengatakan bahwa DPD perlu mendapatkan kewenangan yang setara dengan Dewan Perwakilan Rakyat sebagai upaya untuk mewujudkan sinergi antarlembaga negara.

Pernyataan tersebut dia sampaikan usai menghadiri Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Ruang Sidang Paripurna I Gedung MPR/DPR/DPD di Jakarta, Selasa (16/8).

"Salah satu contoh, keputusan MK (Mahkamah Konstitusi) tentang penguatan (wewenang) DPD kok tidak dilaksanakan oleh DPR. Kan ini tidak bersinergi namanya," ujar Farouk.

Menurut dia, keputusan MK tentang penguatan DPD yang belum dijalankan itu merupakan salah satu contoh belum adanya sinergi yang baik antarlembaga negara, khususnya antara DPD dan DPR.

Namun demikian, Farouk mengaku DPD akan terus berupaya menjalin hubungan dan sinergi yang baik dengan DPR.

Sementara itu, dalam pidatonya, Presiden Joko Widodo mengajak para pimpinan dan anggota lembaga negara untuk terus bersinergi, mendengar kritik masyarakat dan memperbaiki diri agar semakin dipercaya oleh rakyat.

"Marilah kita jadikan peringatan Hari Ulang Tahun ke-71 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, sebagai inspirasi kita untuk memenangkan persaingan, untuk memenangkan kemanusiaan, untuk meraih kemajuan bersama," kata Presiden saat pidato di depan sidang tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Tahun 2016.

Sumber: publicapos.com

Tidak ada komentar