Breaking News

Tolak Reklamasi, Sohibul Iman: Kembalikan Ruang Publik di Jakarta

KABUPATEN TANGERANG - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman mengkritik pembangunan di Jakarta yang hanya dikuasai sekelompok elite. Dia mencontohkan proyek reklamasi di pantai utara Jakarta.

Sohibul Iman menegaskan, pasangan Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno harus membangkitkan rasa memiliki ibukota Jakarta sebagai milik bersama, bukan milik segelintir orang apalagi asing.

"Jakarta milik bersama, karena itu , misalnya pantai utara Jakarta itu adalah ruang publik. Kalau kita bersama maka kalau di sana diadakan reklamasi dibangun perumahan elite artinya Jakarta bukan lagi miik bersama. Ini tidak baik, karena itu kita ingin kembalikan ruang-ruang publik itu, karena itu milik kita bersama," terang kang Iman.

Kedua, lanjut kang Iman, adalah rasa kebersamaan. Jakarta tidak bisa dibangun sendirian oleh satu partai atau gologan. Membangun kota Jakarta harus bersama-sama.

"Kita juga tidak berarti bahwa kalau Anies-Sandi menang kita juga tidak berkuasa sendiri, tapi yang lain dilibatkan karena ini kerja bersama, kompetisi ini semangat bersama bukan permusuhan," tegas pria yang akrab disapa Kang Iman ini.

Selanjutnya, Sohibul Iman memaparkan, yang ketiga adalah rasa saling percaya diantara sesama. Dengan pihak manapun, meskipun berbeda partai, suku, agama, selama masih warga Jakarta dan warga negara Indonesia, harus saling percaya. Menurutnya, semua punya niat baik membangun Jakarta.

"Kita semua tidak akan melakukan caci maki kepada orang lain, kita tidak akan menghina orang lain karena hanya perbedaaan politik, suku agama, tapi ketika kepercayaan kita diberikan dan itu mereka khianati, maka tidak ada jalan lain kecuali melakukan perubahan,” tegasnya.

Turut hadir dari DPP PKS, Bendahara Umum DPP PKS Mahfudz Abdurrahman, Sekretaris Majelis Syuro PKS Untung Wahono, Anggota DPR RI Adang Darajatun, Ketua DPP PKS Bidang Humas yang juga anggota DPR RI Ledia Hanifah Amalia.

Sumber: pks.id

Tidak ada komentar