Breaking News

Dipimpin Aher, Jabar Catat Rekor Muri Ini

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan
GARUT - Sejak dibawah kepemimpinan Ahmad Heryawan dari 2008 hingga 2017, Pemprov Jawa Barat (Jabar) telah melaksanakan penyambungan listrik terhadap masyarakat miskin dan tidak mampu sebanyak 234.109 rumah tangga. Pemasangan listrik ini tersebar di 18 kabupaten dan 9 kota di Jabar dengan total anggaran yang terserap lebih dari Rp320,4 miliar.

"Alhamdulillah untuk kategori provinsi besar dalam waktu sepuluh tahun bisa menyelesaikan sampai angka 99,87 persen sudah cukup baik. Karena dulu waktu 2008 elektrifikasi desa saja masih belum selesai dan 2010 kita selesaikan elektrifikasi desa. Tapi, rumah tangganya belum, jadi baru di desa listrik sudah masuk, asalnya ada desa yang belum teraliri listrik sama sekali," papar Gubernur Jabar Ahmad Heryawan.

Atas capaian itu, Pemprov Jabar mencatat rekor Muri sebagai provinsi yang melakukan "Pemasangan Sambungan Listrik Rumah Tangga Terbanyak pada Satu Provinsi dalam Kurun Waktu 10 Tahun". Aher menerima langsung Piagam Penghargaan Museum Rekor-Dunia Indonesia dengan Nomor: 8353/R.MURI/III/2018 dari Senior Manager Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) Ngadri pada peresmian "Jabar Caang 2018" menuju rasio elektrifikasi listrik Jawa Barat 100% di Lapangan Sepak Bola Desa Sukalillah, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut, pada Rabu (7/3/2018).

Pada kesempatan itu, Pemprov Jabar juga mengapresiasi PT PLN (Persero) Distribusi Jabar atas komitmen dan kerja sama yang telah terjalin selama 17 tahun dalam peningkatan rasio elektrifikasi di Jabar.

Penghargaan lain, yaitu “Karya Pradipa Jabar Caang 2018” juga diberikan kepada Star Energy Geothermal Darajat II, Ltd. (Wilayah Kerja Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut), Star Energy Geothermal Salak, Ltd. (Wilayah Kerja Kabupaten Bogor dan Kabupaten Sukabumi), dan Star Energy Geothermal Wayang Windu, Ltd. (Wilayah Kerja Kabupaten Bandung) sebagai badan usaha yang memiliki komitmen yang sama serta berkontribusi terhadap peningkatan akses listrik kepada masyarakat melalui program “Desa Caang”.

Sumber: sindonews.com

Tidak ada komentar