Breaking News

Legislator PKS Paparkan Pembangunan Binong di Komunitas Minang

Foto bersama Ketua IKM Binong Havia, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Rispanel Arya, Anggota DPRD Banten Tuti Elfita dan Nuryana Rispanel pada halal bihalal Ikatan Keluarga Minang Binong dan sekitarnya, Minggu (15/7/2018)
KABUPATEN TANGERANG - Rispanel Arya SST selaku Anggota DPRD Kabupaten dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengajak komunitas orang Minangkabau perantau yang menjadi warga penduduk Kelurahan Binong, Kecamatan Curug agar semakin meningkatkan partisipasi dalam pembangunan wilayah setempat. Caranya, dengan warga lain secara bersama-sama bersatu di dalam kegiatan lingkungan RT dan RW, terutama dalam usulan pebangunan daerah.

Hal itu disampaikannya di hadapan sekitar 200 urang awak yang secara umum telah puluhan tahun menjadi warga Kelurahan Binong, Kecamatan Curug. Khususnya warga yang berdomisili di Perumahan Sari Bumi Indah, Binong Permai dan Griya Karawaci, sebagaimana yang diungkapkannya pada kegiatan pertemuan reses dengan kontitituen sekaligus Halal Bihalal Keluarga Besar IKM dan Bundo Kanduang, yang diselenggarakan di halaman Sekolah Binong Permai An Nurmaniah.

“Kita semua bersatu dalam pembangunan di Binong khususnya dan Curug pada khususnya. Dengan semua penduduk sudah lama berbaur, oleh karenanya harus bersama-sama pula memperjuangkan pembangunan. Soalnya, sekarang ini sistem pembangunan daerah tidak ada yang ujug-ujug, tapi harus diusulkan lebih dulu melalui Musrenbang (Musyarawarah Rencana Pembangunan) di tingkat kelurahan” papar Rispanel Arya, Minggu (15/7/2018).

Ditambahkan anggota legislatif dari daerah pilihan (dapil) Kecamatan Curug, Panongan dan Cikupa ini, setelah usulan dikawal naik ke tingkat kecamatan hingga kabupaten, untuk perealisasiannya tak lepas dari perjuangan anggota DPRD.

“Saya sebagai warga Binong, pastilah lebih dulu saya akan memperjuangkan pembangunan, misalnya untuk pembangunan infrastruktur lingkungan dan mengatasi banjir di Binong. Sama halnya dengan dewan yang lain yang memperjuangkan pembangunan di dapilnya,” imbuh anggota DPRD dari PKS yang dikenal sangat beradaptasi dengan berbagai elemen masyarakat itu.

Lebih jauh diterangkannya, selama hampir empat tahun menjadi anggota DPRD, selama itu dirinya menjalin komitmen dengan pemerintah dan masyarakat dalam memperjuangkan usulan Musrenbang. Selain usulann kita dorong lewat DPRD Kabupaten Tangetang, anggota dewan Provinsi Banten dia berjanji juga meminta agar mau memprioritaskan memperjuangkan pembangunan.

“Selama ini pula RW 9 yang paling rajin mengusulkan kegiatan kegiatannya. Sedangkan Rw 8 dan 16 tidak hadir. RW 14 dan RW 15 masih ada. Kita harapkan kedepannya dari 22 RW yang ada di Kelurahan Binong nantinya semuanya aktif sehingga akan terjamah pembangunan Kabupaten Tangerang. Pokoknya, kita dorong jugalah agar anggota dewan Provinsi Banten memperjuangkan pembangunan,” beber Rispanel Arya.

Disebutkannya contoh, dalam komitmen kebersamaan di Musrembang yang sudah disepakati bebwrapa waktu lalu, contohnya ada 31 kegiatan pembangunan, 27 titik atau sekitar 90 persen pembangunan merupakan aspirasi dewan, sedangkan dari kecamatan Curug cuma 4 titik. Inilah yang dibagikan dalam 22 RW.

Alasannya, Pagu kecamatan mestinya dibangun di tiap RW. Ketika ada yang meminta, saat sebagai usulan masyarakat dengan mengusulkannya dalam reses, itulah yang dibangun. Tidak bisa ujug ujug dibangun.

“Kalau warga Minang mau bergabung untuk kedepan insyaallah pembangunan Binong terus berlanjut. Selama 5 tahun lalu ada gak merah, biru, kuning. Mereka banyak kegiatannya tapi tidak pernah di Binong,” katanya lagi.

Suara Binong

Pada bagian lagian Rispanel Arial mengajak seluruh warga Binong sekuat tenaga harus mempertahankan suara Binong dalam pemilihan legislatif 2019. Insyallah tahun 2019 pembangunan lebih ditingkatkan. berbeda dengan di Tangerang bagian utara biasanya calon yang paling terakhir yang dipilih.

“Namun di perumahan lebih cerdas. Selain Perumahan Binong Permai di kelurahan Binong ada Perumahan Sari Bumi dan Perumahan Griya Karawaci yang aspirasi saya. Kalau suara bulat, Insyaallah pembangunanbidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ekonomi dan pemberdayaan masyarakat akan dilanjutkan,” kata bakal calon di pemilihan legislatif pada 2019 tersebut.

Dirinya menyatakan akan terus melakukan kordinasi dengan 4 RW di Griya Karawaci yang jumlah suaranya setara dengan 1 RW di Binong. Perlu diketahui, lanjutnya, agar dewan ada perannya di masyarakat perlu memasang spanduk. Karena tidak mungkin beriklan di televisi mainnya memasang spanduk.

“Berdasarkan data Pemilik hak suara pada DPT Pilkada 2014 di Binong ada sebanyak 35 ribu. Jika yang datang ke TPS sekitar 50 persen, maka suara potensil sekitar 18 ribu. Tentunya saya mengharapkan suara itu. Saya terus melakukan kordinasi dengan 4 RW di Griya Karawaci yang jumlah suaranya setara dengan 1 RW di Binong. Dengan adanya kesatuan pandangan pembangunan berkelanjutan yang diharapkan bersama akan benar-benar terealiasisi,” tandas legislatif yang sudah dikenal memberikan bukti kerja dan bukan sekedar janji ini.

Sumber: bantenlink.com

Tidak ada komentar