KABUPATEN TANGERANG – Sebuah pesan yang menggugah disampaikan Ketua DPD PKS Kabupaten Tangerang, Sigit Parminto, kepada para anggota kepanduan dan Santika dalam kegiatan Ifthor Jama’i Kepanduan dan Santika yang digelar oleh Bidang Kepanduan dan Bela Negara (BKBN) DPD PKS Kabupaten Tangerang, Ahad (8/3/2026).
Dalam suasana Ramadhan yang penuh kebersamaan di Markas Dakwah DPD PKS Kabupaten Tangerang, Sigit mengingatkan bahwa kekuatan seorang kader sejatinya tidak hanya diukur dari fisik atau kemampuan organisasi, tetapi dari kedekatan dengan Allah SWT.
“Jika kita merasa lemah saat ini, maka yang perlu kita lihat adalah bagaimana keterikatan kita kepada Yang Maha Kuat. Bagaimana ibadah kita, sholat kita, dan tilawah kita,” ujar Sigit dalam arahannya.
Ia menegaskan bahwa kepanduan PKS merupakan kader pilihan yang berada di garis depan dalam perjuangan dakwah.
“Kepanduan adalah kader pilihan, garda terdepan dari dakwah ini. Sudah seharusnya kita menjadi kader yang kuat dan tangguh,” tegasnya.
Namun Sigit juga mengingatkan bahwa pada hakikatnya setiap kader PKS adalah pandu keadilan, yang memiliki tanggung jawab untuk menjaga semangat perjuangan dan pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan ifthor jama’i ini menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah sekaligus memperkuat soliditas antar anggota kepanduan dan Santika di Kabupaten Tangerang.
Ketua BKBN PKS Kabupaten Tangerang, Nico Febianto, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat memperkuat kekompakan sekaligus menjadi langkah untuk melahirkan generasi pandu berikutnya.
“Semoga kepanduan dan Santika semakin solid dan dapat merekrut anak-anak muda sebagai regenerasi pandu ke depan,” ujarnya.
Selain berbuka puasa bersama, kegiatan ini juga diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Abi Faqih. Dalam tausiyahnya, ia menekankan bahwa ukhuwah adalah fondasi penting dalam perjalanan dakwah.
“Ukhuwah bukanlah pilihan, tapi kewajiban yang diperintahkan dalam Islam,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan agar para kader menjaga hati dari prasangka buruk, tidak mudah curiga, serta selalu memperbanyak doa dan saling memaafkan sesama saudara seiman.
Pesan tersebut selaras dengan firman Allah dalam Al-Qur’an Surah Al-Hujurat ayat 12 yang mengingatkan umat Islam agar menjauhi prasangka buruk terhadap sesama.
Di akhir tausiyahnya, Abi Faqih berharap kegiatan ifthor jama’i ini tidak hanya menjadi ajang berbuka puasa bersama, tetapi juga mampu mengikat hati para kader dalam semangat ukhuwah dan perjuangan dakwah.
“Semoga dengan kegiatan ini ukhuwah kita semakin kuat dan hati-hati kita semakin terikat dalam perjuangan,” tutupnya.
Kegiatan berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan, menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat soliditas anggota kepanduan dan Santika PKS Kabupaten Tangerang di bulan suci Ramadhan.


إرسال تعليق