KABUPATEN TANGERANG – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kecamatan Tigaraksa menggelar kajian Ramadan bertema “Musibah antara Teguran dan Kasih Sayang” pada Sabtu (7/3/2026). Kegiatan ini berlangsung di Mushola Syi'arul Islam Blok K, Puri Permai 1 dan dihadiri para ibu jamaah dari berbagai Majelis Taklim se-Puri Permai.
Kajian Ramadan ini diselenggarakan oleh Rumah Keluarga Indonesia (RKI) melalui Unit Perempuan dan Ketahanan Keluarga (UPKK) Pete yang bekerja sama dengan Majelis Taklim Syi'arul Islam. Kegiatan ini bertujuan mengisi bulan suci Ramadan dengan aktivitas keislaman yang bermanfaat sekaligus memperkuat keimanan masyarakat.
Ketua DPC PKS Tigaraksa, Fathurahman, menyampaikan bahwa kegiatan kajian Ramadan ini merupakan bagian dari komitmen PKS dalam menghadirkan program pembinaan masyarakat, khususnya dalam memperkuat ketahanan keluarga dan spiritualitas umat.
Dalam kajian tersebut, Ustadzah Fifih Luthfiah sebagai narasumber menjelaskan bahwa musibah dalam kehidupan seorang muslim tidak selalu bermakna hukuman, tetapi juga bisa menjadi bentuk ujian sekaligus kasih sayang dari Allah SWT.
Ia mengutip firman Allah dalam Al-Qur’an Surat Al-Ankabut ayat 2–3, yang menjelaskan bahwa manusia akan diuji untuk melihat apakah mereka benar-benar beriman atau tidak.
Selain itu, dalam Surat Al-Baqarah ayat 155, Allah menjelaskan bahwa manusia akan diuji dengan berbagai bentuk ujian seperti rasa takut, kelaparan, kekurangan harta, kehilangan jiwa, hingga berkurangnya hasil usaha.
Menurut Ustadzah Fifih, ujian tersebut bukan bertujuan menyengsarakan manusia, melainkan untuk menguji keimanan, melatih kesabaran, dan mendekatkan seorang hamba kepada Allah SWT.
Dalam kajian tersebut juga dijelaskan beberapa bentuk ujian yang sering dialami manusia, di antaranya, ujian dengan kematian orang terdekat, ujian dengan kelaparan, ujian dengan kekurangan harta.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa musibah sering kali menjadi bentuk kasih sayang Allah kepada orang-orang beriman, karena melalui musibah Allah menghapus dosa dan meninggikan derajat hamba-Nya.
“Musibah sebagai kasih sayang adalah cara Allah memuliakan dan mendekatkan hamba-Nya kepada-Nya,” jelasnya.
Melalui kegiatan kajian Ramadan ini, para jamaah diajak untuk memahami bagaimana menyikapi musibah dengan penuh kesabaran dan keimanan sehingga setiap ujian dapat menjadi sarana meningkatkan kualitas diri sebagai seorang muslim.
Selain sebagai sarana pembinaan spiritual, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara UPKK PKS Tigaraksa dengan jamaah Majelis Taklim se-Puri Permai.
Dengan adanya kegiatan kajian keislaman seperti ini, DPC PKS Tigaraksa berharap masyarakat dapat memanfaatkan bulan Ramadan sebagai waktu terbaik untuk memperkuat iman, memperdalam ilmu agama, serta membangun ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.


إرسال تعليق