KABUPATEN TANGERANG — Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Tangerang, Hidayatullah, menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya empat dokter internship di awal tahun 2026. Ia juga memberikan penghargaan tinggi atas dedikasi para dokter muda yang mengabdikan diri dalam pelayanan kesehatan masyarakat.
Menurutnya, meninggalnya empat dokter internship menjadi persoalan serius yang harus menjadi perhatian seluruh pihak, khususnya pemerintah daerah dan institusi pelayanan kesehatan.
Hidayatullah mengingatkan Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Kesehatan, empat RSUD, 44 puskesmas, hingga rumah sakit swasta agar mewaspadai persoalan tersebut dan segera melakukan langkah pencegahan agar tragedi serupa tidak terjadi di Kabupaten Tangerang.
“Keselamatan dokter adalah bagian dari keselamatan pasien. Kita tidak boleh menutup mata. Ini momentum untuk melakukan pembenahan dan pencegahan di Kabupaten Tangerang yang kita cintai,” ujar Hidayatullah, dalam keterangannya Jumat (8/5/2026).
Ia menilai, evaluasi menyeluruh terhadap wahana internship perlu segera dilakukan. Selain itu, sistem supervisi terhadap dokter internship juga harus diperkuat agar para dokter muda mendapatkan pendampingan yang baik selama menjalankan tugas.
Tak hanya itu, Hidayatullah juga meminta adanya mekanisme pengaduan yang aman, independen, dan mudah diakses oleh para dokter internship apabila menghadapi tekanan kerja maupun persoalan di lapangan.
Dalam keterangannya, Hidayatullah turut menyoroti sejumlah hal yang perlu ditinjau ulang dalam kebijakan Program Dokter Internship, di antaranya ketidakjelasan status dokter internship sebagai pekerja atau tenaga magang.
Ia juga menegaskan pentingnya pembatasan jam kerja maksimal 16 jam per shift. Menurutnya, jam kerja yang melebihi batas tersebut berpotensi menimbulkan kelelahan tingkat tinggi yang dapat membahayakan kesehatan dokter maupun keselamatan pasien yang ditangani.
Selain itu, Fraksi PKS DPRD Kabupaten Tangerang juga mendorong agar dokter internship mendapatkan hak yang layak, baik dari sisi penghasilan, kesejahteraan, maupun hak cuti.
“Dokter-dokter muda adalah profesi yang harus kita bantu agar menjadi dokter yang ahli dan berpengalaman. Kelak mereka akan menjadi penerus dokter-dokter senior yang hari ini mengabdi melayani masyarakat,” tambahnya.
Hidayatullah berharap momentum ini menjadi titik awal pembenahan sistem kesehatan yang lebih manusiawi, profesional, dan berorientasi pada keselamatan tenaga medis serta kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

إرسال تعليق