PKS Kabupaten Tangerang



KABUPATEN TANGERANG – Kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat kembali menghadirkan harapan baru. Anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari Fraksi PKS, Sapri, menggelar kegiatan reses masa persidangan ke-III tahun sidang 2025–2026 di Kampung Benda RT 02/RW 07, Desa Rawa Rengas, Kecamatan Kosambi, Sabtu (02/05/2026).

Kegiatan reses ini menjadi ruang terbuka bagi warga untuk menyampaikan langsung berbagai persoalan yang mereka hadapi. Dalam suasana dialog yang hangat, warga menyuarakan dua kebutuhan mendesak: pelatihan keterampilan kerja dan solusi konkret terhadap banjir yang kerap melanda wilayah mereka.

Permasalahan tersebut dinilai sangat krusial karena berdampak langsung pada kesejahteraan dan aktivitas sehari-hari masyarakat. Minimnya keterampilan kerja dinilai menghambat peluang ekonomi warga, sementara banjir yang berulang menjadi ancaman nyata bagi lingkungan dan kenyamanan hidup.

Sapri menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda formal, melainkan amanah untuk mendengar dan memperjuangkan kebutuhan rakyat.

“Beberapa hal yang menjadi perhatian, seperti pelatihan keterampilan kerja dan peningkatan infrastruktur untuk penanganan banjir,” ujar Sapri di hadapan warga.

Menanggapi persoalan banjir, Sapri memaparkan rencana pembangunan infrastruktur berupa gorong-gorong yang akan terhubung langsung ke aliran sungai. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat aliran air saat curah hujan tinggi, sehingga dapat meminimalisir genangan dan risiko banjir.

“Untuk penanganan banjir, akan dibuat gorong-gorong agar air cepat mengalir saat hujan deras,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sapri memastikan seluruh aspirasi masyarakat tidak akan berhenti pada forum dialog semata. Ia berkomitmen untuk mengawal setiap usulan melalui pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD Kabupaten Tangerang agar dapat direalisasikan oleh pemerintah daerah.

“Insyaallah, usulan-usulan yang disampaikan akan kami tuangkan ke dalam pokir agar bisa direalisasikan untuk masyarakat,” tegasnya.

Melalui kegiatan reses ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara masyarakat dan pemerintah daerah, sehingga pembangunan yang dilakukan benar-benar tepat sasaran, merata, dan menjawab kebutuhan riil warga.

Reses bukan hanya tentang mendengar, tetapi tentang menghadirkan solusi. Dan di Kampung Benda, harapan itu kini mulai menemukan jalannya.

Post a Comment

أحدث أقدم