KABUPATEN TANGERANG – Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Banten, H.M. Najib Hamas, mengajak kader perempuan PKS meneladani semangat juang pahlawan perempuan asal Banten, Nyi Mas Gamparan, dalam Apel Siaga Pelatihan Perempuan Siaga Lanjutan (Latansa Lanjutan) yang digelar di Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Ahad (2/8/2026).
Dalam amanatnya, Najib mengisahkan sosok Nyi Mas Gamparan, seorang jawara perempuan asal Balaraja, Kabupaten Tangerang, yang dikenal sebagai panglima perang sekaligus pemimpin puluhan pendekar perempuan Banten dalam menghadapi penjajahan Belanda.
Menurut Najib, Nyi Mas Gamparan merupakan simbol keberanian perempuan Banten yang tidak gentar melawan ketidakadilan. Salah satu bentuk perlawanannya adalah menolak kebijakan Cultuurstelsel atau Tanam Paksa yang diterapkan pemerintah kolonial Belanda dan sangat menyengsarakan rakyat.
Bersama pasukannya, Nyi Mas Gamparan terlibat dalam berbagai pertempuran melawan Belanda, mulai dari wilayah Cikande hingga Jasinga pada rentang tahun 1829–1830. Perjuangannya menjadi bagian dari sejarah panjang perlawanan rakyat Banten terhadap penjajahan.
Namun, lanjut Najib, perjuangan tersebut akhirnya berhasil dilemahkan melalui politik Devide et Impera atau politik adu domba yang dijalankan Belanda. Raden Tumenggung yang menjabat sebagai Demang di Jasinga disebut diiming-imingi kekuasaan atas wilayah Rangkasbitung dengan syarat mampu menghentikan perlawanan Nyi Mas Gamparan.
Akibat strategi tersebut, perlawanan Nyi Mas Gamparan akhirnya terhenti. Sang jawara perempuan kemudian berlindung di Kartanata Nagara hingga akhir hayatnya. Setelah wafat, jasadnya dimakamkan di Tanjungsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Banten.
Melalui kisah tersebut, Najib berharap seluruh peserta Latansa Lanjutan tidak sekadar mengenal sejarah, tetapi juga mampu mengambil nilai-nilai perjuangan yang diwariskan para pahlawan daerah.
"Semoga setelah mengetahui kisah perjuangan Nyi Mas Gamparan, seluruh peserta Latansa Lanjutan memiliki daya juang yang kuat, berani melawan kebatilan tanpa rasa gentar, serta senantiasa mengharapkan ridha Allah SWT dalam setiap langkah perjuangannya," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa semangat perjuangan para pahlawan tidak boleh berhenti sebagai cerita sejarah, melainkan harus menjadi inspirasi bagi kader-kader PKS, khususnya perempuan, untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat dengan penuh keberanian, keteguhan, dan keikhlasan.
Bagi DPW PKS Banten, nilai-nilai yang diwariskan Nyi Mas Gamparan selaras dengan semangat pembinaan kader melalui Latansa Lanjutan, yakni membentuk perempuan yang sehat, tangguh, disiplin, memiliki jiwa kepemimpinan, serta siap menjadi pelopor kebaikan di tengah masyarakat.

إرسال تعليق