PKS Kabupaten Tangerang


KABUPATEN TANGERANG — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar DPD PKS Kabupaten Tangerang tidak hanya diisi tausiah dan kegiatan keagamaan. Suasana semakin semarak dengan Lomba Festival Seni Islami kategori Marawis dan Hadroh yang diikuti kelompok dari sejumlah wilayah di Kabupaten Tangerang. 

Lomba tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H yang berlangsung di Aula Kantor DPTD PKS Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, Ahad (4/10/2026). 

Selain menjadi sarana menyalurkan bakat dan kreativitas seni Islami, perlombaan ini juga menjadi ruang silaturahmi antarkader dan masyarakat dari berbagai kecamatan. 

Annieda Juara 1 Hadroh 

Pada kategori Hadroh, penampilan para peserta berlangsung kompetitif. Setelah melalui proses penilaian, Annieda dari Kecamatan Tigaraksa berhasil meraih Juara 1. 

Posisi berikutnya diraih Izzudin Al-Qassam dari Kecamatan Tigaraksa sebagai Juara 2, sementara Hawa Azzahida dari Kecamatan Panongan meraih Juara 3. 

Sementara itu, kategori juara harapan diraih oleh: 
Harapan 1: Mahabbatul Rosul — Kecamatan Tigaraksa 
Harapan 2: Ummu Sholihah — Kecamatan Tigaraksa 
Harapan 3: Assaukot 

Banatul Muqoddas Raih Juara 1 Marawis 

Persaingan juga berlangsung pada kategori Marawis. Banatul Muqoddas dari Kecamatan Tigaraksa berhasil keluar sebagai Juara 1. 

Sementara Asyhadul Fatah meraih Juara 2. 

Ragam penampilan tersebut menunjukkan antusiasme peserta dalam menghidupkan seni Islami sekaligus memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. 

Ketua Bidang Pembinaan Umat (BPU) DPD PKS Kabupaten Tangerang, Abdur Roziq Mubarak, sebelumnya menekankan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar agenda seremonial. 

Menurutnya, semangat mencintai Rasulullah SAW perlu diwujudkan melalui akhlak, kreativitas, kebersamaan, dan kebermanfaatan di tengah masyarakat. 

Kemeriahan lomba Marawis dan Hadroh menjadi salah satu cara menghadirkan suasana Maulid yang tidak hanya khidmat, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengekspresikan kecintaan kepada Rasulullah melalui seni Islami. 

Dari lantunan shalawat hingga tabuhan rebana, Maulid Nabi menjadi momentum untuk merawat kecintaan kepada Rasulullah sekaligus mempererat ukhuwah masyarakat Kabupaten Tangerang.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama