Breaking News

Keluarga Miliki Peran Penting Cegah Penyebaran Narkoba

Ketua DPP PKS Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga Wirianingsih
JAKARTA - Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPP PKS Wirianingsih menyatakan bahwa keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam mencegah tingginya angka penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja.

"Keluarga sebagai basis pertahanan pertama, harus dapat berperan dengan baik untuk mencegah generasi muda kita terjebak dalam narkotika," kata Wirianingsih dalam siaran pers, Sabtu.

Menurut dia, melalui pengokohan peran-peran keluarga, diharapkan ke depannya angka penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja di berbagai daerah di Tanah Air akan menurun.

Wiwi juga menjelaskan, PKS siap untuk melakukan penyuluhan dan penguatan peran keluarga melalui Rumah Keluarga Indonesia yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Sebelumnya, Menteri Sosial Idrus Marham mengajak semua pihak untuk melawan peredaran narkoba dan menjadikannya sebagai gerakan rakyat.

"Saya ingin mengingatkan betapa narkotika itu sangat berbahaya bagi bangsa kita, bagi kemanusiaan dan generasi muda. Karena itu harus dijadikan sebagai musuh bersama dan menjadi gerakan rakyat," kata Mensos pada peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2018 di Panti Sosial Parmadi Putra (PSPP) Galih Pakuan Bogor, Rabu (1/8).

Pada kesempatan itu, Mensos mengapresiasi deklarasi generasi muda yang dilakukan oleh perwakilan Karang Taruna untuk memerangi narkoba.

Menurut dia, yang terpenting adalah adanya komitmen dari diri sendiri untuk membentengi diri, keluarga dan teman-teman agar tidak terpapar narkoba.

"Adanya sikap kejujuran untuk komitmen bahwa kesejahteraan yang kita inginkan tanpa napza. Kita ingin anak-anak Indonesia berprestasi tanpa narkoba," katanya.

Dengan adanya komitmen sebagai gerakan rakyat, maka memerangi narkoba tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri karena faktanya saat ini peredaran narkoba tidak hanya di kota tetapi juga sudah menjangkau ke desa-desa.

Selain itu, ujar dia, narkoba juga tidak memandang usia karena saat ini korbannya bukan hanya generasi muda, tetapi juga sudah menjangkau anak-anak bahkan orang tua.

Sumber: antaranews.com

Tidak ada komentar