Breaking News

PKS: Palestina, Rohingya, Uighur Menanti Komitmen Menlu

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid

JAKARTA - Indonesia telah resmi menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan (DK) PBB di awal tahun 2019. Indonesia bersama Jerman, Belgia, Republik Dominika, dan Afrika Selatan akan bergabung hingga dua tahun ke depan.

Menanggapi status tersebut, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur menyampaikan ucapan selamat. Menurutnya kepercayaan bangsa-bangsa pada Indonesia harus disukseskan oleh segenap rakyat.

“Selamat. Sekalipun bukan kali ke-1, tapi ke-4, amanah ini penting disukseskan,” ujarnya, Sabtu (5/1).

Dia kemudian menukil komitmen Menteri Luar Negeri Retno Marsudi usai mendapat status tersebut. Menlu Retno, katanya, berkomitmen akan menjadikan amanah ini untuk berkontribusi wujudkan keamanan dan perdamaian dunia.

Wakil ketua MPR itu kemudian menjabarkan sejumlah pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan Indonesia dalam menciptakan perdamaian dunia.

Di antaranya, sejumlah kasus kekerasan yang menimpa kaum muslim di beberapa negara, seperti konflik di Palestina, etnik rohingya di Myanmar, dan etnik uighur di China.

“Palestina, rohingya, uighur dan lain-lain,sudah menanti,” tegasnya.

Sumber : rmol.co

Tidak ada komentar