KABUPATEN TANGERANG — Suasana penuh semangat dan energi terasa dalam agenda Pendidikan Politik Anggota Partai yang digelar Bidang Kepanduan dan Bela Negara (BKBN) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPW Banten, Sabtu (9/5/2026), di Gedung DPD PKS Kabupaten Tangerang.
Ratusan peserta dari BKBN kabupaten dan kota se-Banten tampak antusias mengikuti setiap sesi pembinaan. Semangat mereka semakin membara ketika menerima arahan dari tokoh senior BKBN, Ust. Ali Abu Bakar.
Dalam penyampaiannya, Ustad Ali menegaskan bahwa anggota BKBN harus menjadi pribadi yang paling siap dalam segala kondisi. Menurutnya, kader kepanduan bukan hanya dituntut disiplin, tetapi juga harus menjadi sosok yang sehat, kuat, penuh semangat, dan tidak mudah mengeluh.
“Anggota Kepanduan harus menjadi orang yang paling bugar, paling sehat, paling semangat, dan tidak pernah mengeluh. Idealnya, anggota kepanduan mampu memberikan solusi bagi masyarakat di sekitarnya,” ujarnya di hadapan peserta.
Ust. Ali yang merupakan angkatan pertama sejak Bidang Kepanduan didirikan juga membagikan pengalaman hidupnya selama aktif di BKBN. Ayah dari sembilan anak dan sepuluh cucu itu menyebut, keberkahan berjamaah menjadi salah satu kekuatan utama dalam perjuangan kader.
“Berkah berjamaah, berkah menjadi anggota kepanduan. Hidup menjadi lebih berselera, hidup menjadi lebih berwarna,” ungkapnya.
Tak hanya soal fisik dan semangat juang, Ust. Ali juga menekankan pentingnya pondasi spiritual bagi setiap anggota BKBN. Menurutnya, ilmu pertama yang wajib dikuasai adalah ilmu mengenal Allah.
Dengan mengenal Allah, kata dia, akan tumbuh keikhlasan dalam diri setiap kader sehingga setiap amanah dan penugasan dijalankan tanpa rasa berat maupun terbebani.
“Hasilnya, ketika ada instruksi penugasan, anggota tidak akan merasa berat dan terbebani,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua BKBN DPP PKS Banten, Taufik Jayadi, dalam arahannya menyampaikan bahwa kehadiran peserta dalam agenda pendidikan politik ini merupakan bentuk pilihan hidup dan komitmen perjuangan.
“Ketika sudah menjadi anggota BKBN maka harus selalu siap, sigap, dan cepat tanggap apabila ada instruksi,” tegas Taufik.
Di akhir kegiatan, Taufik kembali membakar semangat seluruh peserta dengan pesan penutup yang disambut penuh antusias.
“Jadikan setiap agenda BKBN sebagai kebutuhan, bukan pilihan,” pungkasnya.


Posting Komentar