Breaking News

header ads

Profil Doktor Anton

PKSTangerang.com -Beliau adalah menteri pertanian kabinet Indonesia Bersatu yang dipimpin oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2004-2009. Selama lima tahun Anton Apriyanto mengubah pertanian Indonesia dengan turun langsung kelapangan. Belia terkenal karena kesederhanaannya dan berbaul langsung dengan para petani. Masalah pertama yang beliau hadapi adalah antraxs di Babakan Madang, Bogor.

Beliau tidak pernah libur bekerja. Sabtu dan Minggu juga digunakan untuk bekerja. Anton Apriyantono memilki takad yang kuat untuk mewujudkan Visi Pembangunan Pertanian Indonesia pada saat itu yaitu terwujudnya pertanian tangguh untuk pemantapan ketahanan pangan , peningkatan nilai tambah dan daya saing produk pertanian serta peningkatan kesejahteraan petani.

Sebelum menjadi menteri beliau adalah salah satu dosen di Departeman Teknolgi Pangan IPB. Penddikan S1 beliau peroleh di IPB dan begitu juga S2. Untuk S3 beliau mendapatkan beasiswa ke Reading University. Lahir pada hari Senin, 5 Oktober 1959 di Serang. Beliau adalah anak ke-4 dari 8 saudara. Ayah beliau bernama Peltu Sumandri dan ibu beliau bernama Rumsjarah.

Beliau TK di Taman Kanak-Kanak Garuda yang dibangun oleh Kodim 0602. TK tersebut ada di dalam komplek Kodim. Tamat TK beliu lalu melanjutkan ke SD 1 di Jalan Diponegoro, Serang pada tahun 1996 namun pindah ke SDN 3 Ciceri. Disana belia mendapatkan prestasi yang sangat luar biasa, menjadi bintang pelajar untuk Kubupaten Serang karena nilai akhirnya terbaik untuk kabupaten Serang. Tamat SD beliau melanjutkan ke SMPN 2 Serang dan setelah itu melanjutkan ke SMA 1 Serang (merupakan SMA top di Serang). Mulai dari SD sampai SMA Anton selalu menjadi top di kelas dengan nilai-nilai yang mencolok dibanding teman-teman yang lainnya.

Setamat SMA Anton lalu melanjutkan kuliah ke IPB dan masuk melalui jalur undangan. Tahun pertama yang disebut TPB beliau lalui dengan baik padahal kakak-kakak kelasnya dari SMA yang sama yang juga masuk IPB banyak yang gagal di tahun pertama. Pada tahun 1983 beliau bertemu kembali dengan Rossi, yaitu teman Jambore pramuka Cibodas 1975 dan kelak akan menjadi istrinya. Setahun berselang mereka menakah tepatya pada tangga 12 Februari 1984. Setamat S1 beliau melanjutkan S2 di departemen Teknologi pangan . Anton masih menekuni hobi naik gunung, memancing, membaca, memotret sampai saat sekarang ini.

Buku menceritakan bagaimana kisah hidup Anton Apriyantono dengan segala intrik yang ada di dalamnya. Kumpulan berbagai cerita menarik membuat buku ini begitu hidup, mengalir sehingga enak dibaca. Bahasa yang digunakan juga sederhana, ringan, gampan dicerna seperti karakter beliau yang juga ringan tangan, sederhana, dan gampang berbagi. Buku ini juga dilengkapi dengan berbagai foto sehingga datanya lebih valid karena no picture is hoax. Buku ini cocok dibaca semua kalangan dan bisa dijadikan contoh untuk kita semua.
Sumber : Sahabat Anton

Posting Komentar

0 Komentar