PKS Kabupaten Tangerang


KABUPATEN TANGERANG - Pelaksanaan Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ) yang digelar oleh Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Tangerang pada Ahad (22/2/2026) tidak hanya mendapat apresiasi dari internal partai, tetapi juga dari dewan juri eksternal non-partai yang hadir menilai jalannya perlombaan.

Salah satu dewan juri, Ust. Ali Ma’sum Al-Hafizh—yang juga merupakan Dewan Juri MHQ-MTQ Kabupaten Tangerang—mengaku terkesan dengan konsep dan semangat para peserta.

“MHQ PKS ini luar biasa. Mengapa saya katakan demikian? Karena baru kali ini saya melihat peserta dengan usia yang sudah senior turut berpartisipasi dengan semangat yang begitu luar biasa. Selain itu, ini juga pertama kalinya saya menjadi juri MHQ yang dikelola oleh sebuah partai politik,” ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan ini menghadirkan suasana berbeda. Kantor partai yang umumnya identik dengan aktivitas politik, berubah menjadi ruang syiar Al-Qur’an yang khidmat dan penuh semangat pembinaan.

Sebanyak 14 peserta dari berbagai daerah pemilihan (dapil) di Kabupaten Tangerang mengikuti perlombaan dalam tiga kategori hafalan, yakni Juz 30, Juz 29, dan Juz 28. Namun yang menjadi perhatian juri bukan hanya kualitas hafalan, melainkan semangat dan kesungguhan para peserta, termasuk mereka yang sudah berusia senior.

Ketua DPD PKS Kabupaten Tangerang, Sigit Parminto, menyampaikan bahwa kehadiran juri eksternal menjadi bagian dari komitmen menjaga objektivitas dan kualitas penilaian.

“Kami ingin kegiatan ini tidak hanya bermakna secara ruhiyah, tetapi juga profesional dalam pelaksanaannya. Kehadiran juri eksternal adalah bentuk keseriusan kami,” ujarnya.

Testimoni dari juri eksternal ini sekaligus menjadi bukti bahwa kegiatan MHQ yang digelar PKS bukan sekadar agenda seremonial, melainkan upaya nyata membumikan Al-Qur’an di berbagai ruang kehidupan, termasuk ruang politik.

Melalui kegiatan ini, DPD PKS Kabupaten Tangerang berharap semangat menghafal dan mencintai Al-Qur’an semakin tumbuh di tengah masyarakat, serta menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam setiap langkah perjuangan.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama