PKS Kabupaten Tangerang


KABUPATEN TANGERANG – Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Kabupaten Tangerang menggelar forum diskusi kepemudaan bertajuk “Tangerang Muda Bicara” di Aula Kantor DPD PKS Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, Ahad (22/2/2026). Kegiatan ini diinisiasi oleh Bidang Pemuda, Pelajar dan Mahasiswa DPD PKS Kabupaten Tangerang dan dihadiri ratusan pemuda dari berbagai wilayah.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPD PKS Kabupaten Tangerang, Sigit Parminto, menyampaikan pentingnya meningkatkan kesadaran politik generasi muda sebagai bagian dari penguatan demokrasi yang sehat dan berkeadilan.

Ia mengawali pemaparannya dengan refleksi mengenai praktik demokrasi di Indonesia. Menurutnya, demokrasi harus terus dijaga agar tetap berjalan sesuai dengan nilai-nilai konstitusi dan berpihak pada kepentingan rakyat.

“Partisipasi politik yang berkualitas membutuhkan masyarakat yang sadar dan kritis. Pemuda memiliki peran strategis dalam memastikan kebijakan publik lahir dengan mempertimbangkan kepentingan jangka panjang,” ujarnya.

Politik sebagai Wadah Perjuangan Kebijakan Publik

Sigit menegaskan bahwa partai politik merupakan salah satu instrumen konstitusional dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat. Kehadiran dalam sistem politik, termasuk di lembaga legislatif, menjadi bagian penting dalam proses perumusan kebijakan.

Ia juga mengingatkan pentingnya meninggalkan pola pikir pragmatis dalam menentukan pilihan politik. Menurutnya, orientasi jangka pendek dapat menghambat lahirnya kebijakan strategis yang berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat.

“Pemuda perlu membangun perspektif jangka panjang. Setiap pilihan politik akan berimplikasi pada arah kebijakan, baik di tingkat daerah maupun nasional,” jelasnya.

Tantangan Pemuda di Kabupaten Tangerang

Dalam pemaparan khusus mengenai kondisi daerah, Sigit menyoroti potensi besar Kabupaten Tangerang sebagai wilayah dengan banyak kawasan industri dan posisi geografis yang strategis. Namun demikian, ia menilai masih terdapat tantangan dalam optimalisasi penyerapan tenaga kerja lokal.

Selain itu, alih fungsi lahan pertanian dan perkembangan industri berbasis otomatisasi juga menjadi perhatian. Kondisi tersebut, menurutnya, menuntut generasi muda untuk terus meningkatkan kompetensi dan keterampilan agar mampu bersaing.

“Peningkatan kapasitas diri, penguatan soft skill, serta keterlibatan dalam organisasi menjadi langkah penting agar pemuda tidak sekadar menjadi objek pembangunan, tetapi subjek perubahan,” tegasnya.

Membangun Politik Berbasis Idealisme dan Etika

Sigit turut mengapresiasi antusiasme peserta yang hadir dalam forum tersebut. Di tengah berbagai persepsi negatif terhadap politik, ia menilai kehadiran para pemuda dalam ruang diskusi merupakan langkah positif dalam membangun literasi politik.

Ia juga mengingatkan pentingnya bersikap kritis terhadap informasi, khususnya di era digital, dengan tetap menjunjung etika dan adab dalam menyampaikan aspirasi.

“Politik pada dasarnya bertujuan untuk menghadirkan kemaslahatan. Karena itu, dibutuhkan generasi muda yang memiliki idealisme, integritas, dan komitmen untuk terus mengawal kebijakan agar tetap berpihak kepada rakyat,” ungkapnya.

Forum “Tangerang Muda Bicara” diharapkan menjadi ruang dialog yang berkelanjutan dalam menumbuhkan kesadaran, kapasitas, dan partisipasi aktif pemuda Kabupaten Tangerang dalam proses pembangunan daerah maupun nasional.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen DPD PKS Kabupaten Tangerang dalam mendorong lahirnya generasi muda yang berdaya, kritis, dan berkontribusi positif bagi masa depan bangsa.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama