PKS Kabupaten Tangerang

SERANG — Rangkaian Kemah Bela Negara (Kembara) Jilid 2 DPD PKS Kabupaten Tangerang resmi ditutup melalui upacara penutupan yang dipimpin Sekretaris DPD PKS Kabupaten Tangerang, Imam Sucipto. 

Dalam amanatnya, Imam mengajak seluruh peserta mensyukuri rangkaian Kembara yang telah berlangsung hingga hari terakhir. Ia menilai seluruh peserta dan panitia mendapat perlindungan Allah SWT sehingga kegiatan dapat berjalan hingga selesai. 

Imam juga mengingatkan peserta agar menjadikan seluruh rangkaian Kembara sebagai bagian dari ibadah. Menurutnya, sejak niat berangkat hingga kembali ke rumah, setiap proses yang dijalani diharapkan memiliki nilai di hadapan Allah SWT. 

Lebih dari sekadar pengalaman selama tiga hari, Imam berharap Kembara mampu melahirkan agen-agen perubahan dan kebaikan, yang memulai perubahan tersebut dari diri sendiri, keluarga, lingkungan, hingga masyarakat. 

“Dengan selesainya kegiatan Kembara ini kita semua menjadi agen-agen perubahan kebaikan. Dimulai dari diri sendiri, keluarga kita, lingkungan kita dan masyarakat kita.” 

Ia juga menyampaikan harapan agar kehadiran kader PKS di tengah masyarakat benar-benar dirasakan sebagai sesuatu yang membawa manfaat dan dirindukan. 

Menurut Imam, amanah yang diterima kader tidak seharusnya dipandang sebagai beban, melainkan sebagai sarana untuk beribadah dan memberikan manfaat yang lebih luas. 

“Amanah yang kita dapat, amanah yang kita terima saat ini bukan mencari posisi, tapi bagaimana kita bisa melayani semakin banyak masyarakat.” 

Karena itu, ia menegaskan bahwa orientasi kader seharusnya bukan mengejar posisi, tetapi mencari ruang pengabdian yang memungkinkan semakin banyak manfaat diberikan kepada masyarakat. 

“Bukan posisi yang kita cari, tetapi bagaimana kita bisa mencari posisi yang dapat lebih banyak memberikan manfaat untuk masyarakat.” 

Imam berharap pengalaman dan pembelajaran selama tiga hari Kembara tidak berhenti ketika peserta meninggalkan lokasi perkemahan. Semangat tersebut harus dibawa pulang dan diterjemahkan menjadi aksi nyata dalam kehidupan sehari-hari. 

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, termasuk BKAP dan BKBN, serta seluruh peserta yang telah memberikan waktu, tenaga, harta, dan meninggalkan sejenak aktivitas bersama keluarga demi mengikuti Kembara. 

“Mudah-mudahan pengorbanan antum semua, pengorbanan kita semua dibalas oleh Allah SWT.” 

Dengan penutupan tersebut, Kembara Jilid 2 berakhir di lokasi perkemahan. Namun pesan yang dibawa pulang jauh lebih panjang dari tiga hari perjalanan: menjadi kader yang hadir, melayani, memberi manfaat, dan menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama