Breaking News

header ads

Antara Hakikat versus Absurd

Oleh: Sutoni*)


Adakah partai tersolid se-Indonesia? Partai Islam mana yang tak pernah henti membela suara rakyat kecil? Partai Islam mana yang gigih memperjuangkan keselamatan moral bangsa? Partai mana yang membiayai agenda-agenda perjuangannya dengan hanya mengandalkan kantong-kantong kadernya sendiri?

Ia adalah PKS...!

Ini bukan sembarang klaim subjektif. Tapi merupakan testimoni para tokoh nasional, baik dari kalangan politisi, ormas, budayawan, dosen, mahasiswa, maupun kalangan arus bawah. Bahkan seorang Rocky Gerung yang non Muslim pun, memberikan jempolnya atas fakta ini. 

Sejak kepemimpinan duet Habib Dr. Salim Segaf Al-Jufri dan Dr. Mohamad Sohibul Iman, PKS seperti  mendapat darah segar. Kesederhanaan yg dulu menjadi trademark PKS, dengan gigih berusaha ditegakkan kembali oleh duo pimpinan PKS. Nahkoda baru Kapal Besar PKS ini terus bersuara lantang. 

"Menangkanlah Allah di  manapun, di segala aktifitas kita. Niscaya Allah akan memenangkan perjuangan kita. Tujuan perjuangan kita bukan kursi atau jabatan, tapi ridho Allah. Uang bukan segala-galanya. Sanjungan manusia bukan ujung obsesi perjuangan PKS. Partai ini akan menjadi besar, selama kita membesarkan Allah. Dan jika Allah telah ridho dengan jama'ah ini, maka DIA-lah yang akan menjaga PKS dari makar musuh-musuhnya!"

Nasehat sejuk itu, telah menjadi spirit dan kekuatan baru yang kini menggerakkan PKS. Ia seperti ruh baru yang  mengaliri seluruh rongga dada para kadernya.  Tetiba soliditas para kader pun menguat. Semangat menang kian membaja. 

Tonggak kemenangan 2019 ini, yang kini  ditancapkan dengan gegap gempita dan optimis tinggi para kader di seluruh Indonesia. Trust (ketsiqohan) para kader pada pimpinan kian menguat. Seluruh instruksi pemenangan disambut membahana di seantero nusantara. Gerakan Silaturahim (Gesit), P40tang (sapa 40 tetangga), baksos, flashmob, suara pembelaan FPKS DPR pada rakyat kecil dan penyelamatan moralitas bangsa kian nyaring.

Ya. Gerakan PKS bukan gerakan biasa. Menghimpun seluruh kader, tegak dalam satu frekuensi semangat yang sama, motivasi yang sama, cita-cita yang sama, langkah yang sama dlm satu shof yang sama. Membahanakan suara yang sama: "Suara Kemenangan Dakwah...!"
Dan gelombang simpati serta dukungan pihak luar pada PKS pun mengalir deras.

Gerangan fenomena baru apa yg tengah terjadi di PKS?

Ya, Anda saat ini bukan sekadar menyaksikan fenomena gerakan politik PKS ansih. Ia hakikatnya gerakan hati. Hati-hati manusia yang disatukan dan digerakkan serentak oleh-7NYA. "Lau anfaqta maa fil ardhi jami'aa. Maa alafta baina qulubihim. Walakinnalloha allafa bainahum" -"Andai kau infaq kan seluruh hartamu yang ada di bumi, engkau tidak akan bisa menyatukan hati mereka. Akan tetapi Allah lah yg menyatukan mereka." (QS 8:63).

PKS adalah hakikat, menyuarakan suara dakwah dengan santun dan cinta. Basis moral pergerakannya adalah hati yang bersih. Bersih dari prasangka buruk pada pimpinan, bersih dari hasad, bersih dari ambisi syahwat kekuasaan duniawi yang absurd (kosong). 

Prinsip-prinsip moral dakwah yang kuat, yang jauh dari hasad, dendam dan benci, jauh dari kerakusan duniawi, kini dikibarkan kembali oleh PKS dibawah kendali duo pimpinan PKS. 

Pasti, tidak semua pihak,  senang dengan gebrakan baru PKS. Banyak pihak yang menginginkan PKS kalah, PKS tenggelam, PKS hancur. Mereka yg menginginkan kehancuran PKS itu, mengerahkan daya upaya siang malam, menggelontorkan dana triliunan, memfitnah, membongkar apa saja aib PKS yang bisa dibongkar,  menyerang kehormatan pimpinan, dan lain sebagainya.

Tapi yakinlah sahabat...!

Gerakan kita adalah hakikat, yang selalu dijaga oleh-NYA.

Sedangkan gerakan kontra PKS, siapapun mereka, kita yakin adalah gerakan buih, hanya kelihatan besar di luar. Tapi dalamnya kopong tanpa isi. Ia hakikatnya Gerakan Absurd. Yang digerakan oleh tenaga setan durjana. Penuh hasad, benci, dendam dan sumpah serapah. 

Ikhwati, tegakkanlah  kepalamu dengan penuh kebanggaan dan optimis. Sebab engkau sedang bersama Gerakan Hakikat yang menyuarakan kebenaran hakiki. 

Kita kini sedang vis a vis menghadapi gerakan yg zohirnya kelihatan megah dan kuat. Tapi sesungguhnya tipu daya mereka itu lemah, absurd (QS 4:76). 

Ayyuhal ikhwati...!

Nikmatilah pertarungan dahsyat dan panjang ini.

Antara Hakikat versus Absurd... !

Al Faqir

*) Penulis adalah Da'i sekaligus politisi senior PKS di Kabupaten Tangerang. Saat ini beliau maju sebagai Calon Anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari Dapil 6 (Kelapa Dua, Pagedangan, Legok dan Cisauk) 

Posting Komentar

0 Komentar