Senin pagi, usai mengantar anak sekolah, iseng kubuka gawai yang ternyata sudah dipenuhi notifikasi pesan yang belum terbaca.
Ternyata, pesan terbanyak datang dari WhatsApp (WA) grup peserta Latansa Menengah 2.
Satu per satu pesan mulai kubaca. Tak terasa, hati ikut terharu.
Banyak peserta Latansa memberikan testimoni tentang acara kemarin. Menariknya, semua itu disampaikan tanpa diminta oleh panitia.
“Terima kasih panitia yang sudah melayani kita dengan baik. Disajikan tracking, games, juga konsumsi yang berlimpah. Pulangnya dibawain oleh-oleh durian. Acaranya seru, semoga bisa diadakan satu tahun sekali,” tulis salah seorang peserta.
Pesan tersebut pun langsung disambut ucapan terima kasih dari peserta lainnya.
Balas pesan semakin berlanjut, diselingi candaan online khas ibu-ibu. Apalagi ketika ada foto atau video yang dibagikan. Serta-merta peserta yang sedang online memberikan komentar.
Grup yang semula hanya menjadi tempat berbagi informasi kegiatan, pagi itu berubah menjadi ruang untuk mengenang kembali keseruan Latansa.
Hampir semua testimoni yang disampaikan peserta menunjukkan satu hal yang sama: rasa puas dan bahagia karena bisa mengikuti Latansa.
Siapa di Balik Latansa?
Suksesnya acara Latansa Menengah 2 yang digelar oleh Bidang Kepanduan dan Bela Negara (BKBN) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Tangerang pada Ahad, 30 Agustus 2026, di Volunteer Park, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, menyisakan satu pertanyaan:
Siapa gerangan panitia pelaksananya?
Inilah tangan-tangan terampil para anggota Barisan Putri Keadilan (Santika) Kabupaten Tangerang sebagai konseptor sekaligus eksekutor berbagai rangkaian acara Latansa Menengah 2 tahun 2026.
Lebih kurang 100 peserta hadir dan menikmati acara dengan penuh bahagia.
Panitia meracik dengan apik setiap rangkaian acaranya. Dari awal hingga akhir, kegiatan berjalan dengan penuh semangat dan kekeluargaan.
Sri Mulyati selaku Ketua Pelaksana Latansa Menengah 2 menyampaikan bahwa tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kebugaran, agar anggota PKS lebih kuat, sehat, terampil, serta memiliki semangat juang yang tinggi.
Bahagia Melihat Mereka Bahagia
Kebahagiaan itu rupanya bukan hanya dirasakan oleh peserta.
Sri Mulyati, yang akrab disapa Mbak Mul, juga mengungkapkan rasa bahagia, terharu, dan bangganya melihat antusiasme para peserta.
“Rasa bahagia, terharu dan bangga melihat para guru, murobiyah, ustadzah dan umi-umi semua di acara Latansa kemarin. Semua peserta terlihat antusias, penuh semangat,” tulis Mbak Mul di grup WA peserta Latansa.
Ucapan maaf dan terima kasih pun beliau sampaikan kepada seluruh orang yang telah terlibat dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Mewakili panitia, Mbak Mul juga meminta doa dan dukungan kepada seluruh peserta Latansa Menengah 2 agar Latansa berikutnya yang akan dilaksanakan pada 13 September nanti dapat mendulang kesuksesan seperti Latansa sebelumnya.
Pulang dengan Bahagia
Latansa Menengah 2 akhirnya selesai.
Namun, yang tertinggal bukan sekadar lelah setelah menjalani rangkaian kegiatan.
Ada tawa yang masih teringat. Ada kebersamaan yang semakin erat. Ada rasa puas karena telah melewati berbagai aktivitas bersama. Dan tentu saja, ada durian yang dibawa pulang sebagai oleh-oleh.
Latansa Menengah 2 sukses membuat para peserta pulang dengan rasa bahagia.
Peserta kembali mendapatkan tenaga dan semangatnya, bersiap menghadapi berbagai tugas dakwah yang akan diemban.
Sebab, terkadang kita memang perlu berhenti sejenak, berkumpul, tertawa, belajar, dan menguatkan satu sama lain—agar setelahnya kita kembali melangkah dengan semangat yang lebih besar.
Ella Helawati


Posting Komentar